Rindu padanya

Memasuki bulan2 Mei, biasanya suasana hati gw akan berubah drastis (aga moody), entah kenapa sampai sekarang gw masih menganggap bulan Mei adalah bulan yang menyedihkan buat gw. Yah mungkin karena di bulan ini untuk pertama kalinya gw kehilangan orang yang paling dekat yaitu My Papa..:). Waiting for May 18, yang selalu menjadi hari peringatan untuk orang yang kusayangi. Dan sekarang, bulan April pun ternyata menjadi bulan yang menyedihkan juga buat gw (lagi-lagi harus kehilangan orang terdekat yang kusayangi). Kabut Duka 9 April kemarin belum hilang dan akan menjadi kenangan seumur hidup buat gw. Gw yang ga bisa berbuat apa2 (karena kondisi), hanya bisa mendoakan kepergian orang2 yang sangat gw cintai.
Disaat2 seperti ini biasanya gw hanya bisa mengenang semua hal yang pernah gw lewatin bersama Papa. Thats too nice….walaupun pahit sekalipun akan tetap menjadi kenangan manis. Hanya perasaan rindu yang sangat mendalam yang bisa gw ungkapkan saat ini. Teramat sangat mendalam, dan hanya bisa kutumpahkan disela2 tangisku sehabis menunaikan kewajibanNya.
Tapi yang pasti, bukan ku tak ikhlas dengan semua takdir hidup yang telah digariskanNya, tetapi ini hanyalah sebuah ingatan akan kisah hidup bersama dengan orang yang kusayang.
Untuk semua temanku yang masih bersama dengan ayah dan ibu kalian, manfaatkanlah sisa waktu kita (atau waktu mereka) untuk berbakti padanya, karena hanya itulah yang bisa kita kenang disaat kita tak lagi bersama mereka, disaat kita tak lagi bisa memeluk tubuh mereka dan merasakan nafas kehidupannya. Berikan yang terbaik untuk orang tua kita (ibu atau pun ayah ^^). Luangkanlah walau hanya sedikit dari waktu kita untuk mereka karena itu akan membuat mereka bahagia, berilah sedikit perhatian kita untuk mereka juga. Karena saat ini seharusnya adalah waktu kita mulai untuk membalas semua jasa dan jerih payah mereka mengurus dan membesarkan kita. Jikapun mereka pernah berbuat kesalahan atau kejahatan kepada kita, itu tak lebih dari kekhilafannya sebagai manusia. Kita pun sebagai anak juga demikian :). Maafkan segera bila ternyata orang tua kita pernah melakukan kesalahan. Jangan menjadikan setitik keburukan dan kesalahannya sebagai dendam yang berkepanjangan hingga waktu yang tidak tentu. Karena bisa saja akan menjadi kesalahan fatal untuk kita. Seburuk apapun orang tua kita (ayah atau ibu) tetaplah mereka orang tua kita, karena kita lahir dari benihnya.
Semua yang gw tulis disini bukan berarti menggurui atau mengajari, bagi yang ngebaca blog gw ini ga lebih dari sebongkah ungkapan perasaan dihati saja. Sebuah fase yang pernah gw alami dan lewati (dan kita pun semua pasti pernah merasakan kehilangan bukan..)
Sungguh perasaan yang tidak dapat diungkapkan lagi dengan kata2, perasaan rindu yang amat dalam sedang gw alamin saat ini. Mengenang semua kisah2 yang pernah kulewatkan bersamanya. Semoga ku bisa mengalihkan rasa rindu ini untuk semua kegiatan positif, semakin dekat denganNya, semakin rajin beribadah dan terus berusaha. Bukan hanya menjadi renungan kesedihan yang membuatku bermalas2an ^_^.
Papa i luv u…
October 21st, 2007 at 6:15 pm
yang lo alamin sama yang gw alamin, gw di tinggalin sama papa begitu cepat dengan begitu banyak hal yang mestinya gw bisa jalanin bareng papa..tapi dengan kedewasaan kita bisa koq ngadapinnya… GBU
April 30th, 2008 at 1:21 am
ane ngerti dg apa yg harim rasain,tp inilah kehidupan dn hanya allah yg tau umur qt.
kalo harim kangen ama beliau,harim kirim doa ja.hanya doa dari harim yg dharapkn papa dn untuk bekalnya.yg ane harapin dari harim adlh sabar dn tawakkal,itu adalah kunci untuk melewati cobaan apapun.sukses dn SEMANGAT!!!
May 29th, 2008 at 4:25 am
Tiara,
bukan cuma km yang merasakan seperti itu.
Aq pun demikian.
Ayahku meninggalkan kami begitu cepat.
Disaat anak-anaknya masih sangat membutuhkan kasih sayang dan dorongan darinya…
Semoga Ayah qt mendapatkan kebahagiaan ‘disana’. Amien…Amien…Amien…
July 31st, 2008 at 9:20 am
sabar aja, sosok bapa adalah laki-laki,
dan laki-laki pula’lah yang akan menjaga’mu,
semua akan menjadi tenang, kala you” dah punya pendaping hidup. dan itu adalah SUAMI’
percayalah dan berdoa’lah untuk semua ke’istimewaan yang akan you terima….
amin……….
August 16th, 2008 at 1:03 pm
I’m Happy You’re My Dad
I feel safe when you are with me;
You show me fun things to do;
You make my life much better;
The best father I know is you.
I’m happy you’re my Dad
And so I want to say
I love you, Dad, and wish you
A Happy Father’s Day!